Bawaslu Tubaba Peringati Hari Penerjemahan Internasional 2026, Dorong Komunikasi yang Inklusif
|
Tulang Bawang Barat, 30 September 2026 — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mengucapkan Selamat Memperingati Hari Penerjemahan Internasional (International Translation Day) Tahun 2026 yang diperingati setiap 30 September.
Peringatan Hari Penerjemahan Internasional menjadi momentum untuk mengapresiasi peran penerjemah dan seluruh profesi yang mendukung proses penerjemahan dalam menjembatani perbedaan bahasa. Bahasa merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi, memperluas pertukaran pengetahuan, serta menghubungkan masyarakat dari berbagai latar belakang dan budaya.
Penerjemahan tidak sekadar memindahkan kata atau kalimat dari satu bahasa ke bahasa lainnya. Lebih dari itu, penerjemahan memiliki peran dalam membangun pemahaman yang tepat, mengurangi kesalahpahaman, serta membuka akses terhadap informasi dan pengetahuan yang lebih luas.
Bagi Bawaslu, komunikasi dan penyampaian informasi yang mudah dipahami masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun keterbukaan informasi publik. Informasi yang disampaikan secara jelas dan dapat diakses oleh masyarakat akan membantu meningkatkan pemahaman publik terhadap berbagai informasi, termasuk informasi kepemiluan.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang Barat, Agus Tomi, menyampaikan bahwa komunikasi yang baik merupakan salah satu unsur penting dalam membangun hubungan yang terbuka antara lembaga publik dan masyarakat.
“Bahasa merupakan jembatan untuk membangun pemahaman. Dalam penyampaian informasi kepada masyarakat, kita perlu memastikan pesan dapat dipahami secara jelas, tepat, dan inklusif. Dengan komunikasi yang baik, informasi dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas,” ujar Agus Tomi.
Perkembangan teknologi informasi semakin memperluas ruang komunikasi. Kondisi tersebut perlu diiringi dengan komitmen untuk menghadirkan informasi yang mudah dipahami dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Semangat keterbukaan informasi harus berjalan seiring dengan upaya membangun komunikasi yang inklusif. Informasi yang baik bukan hanya informasi yang tersedia, tetapi juga informasi yang dapat dipahami dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” lanjutnya.
Bawaslu Tubaba mengajak seluruh masyarakat untuk terus membangun budaya komunikasi yang terbuka, saling menghargai, serta menghormati keberagaman bahasa dan budaya. Perbedaan bahasa tidak seharusnya menjadi penghalang dalam membangun kerja sama dan hubungan yang harmonis.
Dalam kehidupan demokrasi, komunikasi yang inklusif juga memiliki peran penting. Masyarakat membutuhkan informasi yang jelas dan mudah dipahami agar dapat berpartisipasi secara aktif dalam berbagai proses kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui momentum Hari Penerjemahan Internasional 2026, Bawaslu Tubaba turut mengapresiasi peran penerjemah dan seluruh pihak yang berkontribusi dalam memperluas akses komunikasi dan pengetahuan lintas bahasa.
“Satu Bahasa, Banyak Makna, Satu Dunia.”
Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun komunikasi yang inklusif, mudah dipahami, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan kehidupan yang terbuka, saling memahami, dan penuh keberagaman.
Foto : Warsito
Editor : Dedi