Bawaslu Tubaba Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang dan Perkuat Pengawasan Partisipatif
|
Tulang Bawang Barat, 30 September 2026 — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah dan menolak praktik politik uang dalam setiap tahapan pemilihan. Ajakan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan partisipatif serta mendorong terciptanya proses demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.
Politik uang menjadi salah satu persoalan yang dapat memengaruhi proses demokrasi karena pilihan politik masyarakat berpotensi dipengaruhi oleh pemberian uang atau materi tertentu. Karena itu, masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah praktik tersebut dengan tidak menerima maupun memberikan imbalan yang berkaitan dengan pilihan politik.
Bawaslu Tubaba mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan keuntungan sesaat. Pemberian uang atau materi menjelang maupun pada saat pemilihan dapat terlihat sebagai keuntungan dalam jangka pendek, namun praktik politik uang dapat berdampak terhadap kualitas demokrasi dan tata kelola pemerintahan dalam jangka panjang.
Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang Barat, Cecep Ramdani, menyampaikan bahwa masyarakat memiliki posisi penting dalam menjaga integritas proses demokrasi.
“Jangan sampai pilihan masyarakat ditentukan oleh pemberian uang atau keuntungan sesaat. Suara merupakan hak politik setiap warga negara yang harus dijaga dan digunakan secara bertanggung jawab. Menolak politik uang berarti ikut menjaga kualitas demokrasi dan masa depan daerah,” ujar Cecep.
Menurutnya, pengawasan pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu. Partisipasi masyarakat dibutuhkan untuk membantu mencegah berbagai bentuk pelanggaran serta menciptakan lingkungan pemilihan yang bersih dari praktik-praktik yang dapat mencederai integritas demokrasi.
“Masyarakat jangan takut untuk mengawasi. Apabila menemukan dugaan pelanggaran, termasuk dugaan politik uang, masyarakat dapat menyampaikan laporan atau informasi kepada Bawaslu melalui mekanisme yang telah disediakan,” lanjutnya.
Bawaslu Tubaba juga mengajak masyarakat untuk menjadi Pengawas Partisipatif dengan meningkatkan kepedulian terhadap setiap proses pemilihan. Pengawasan partisipatif dapat dilakukan dengan mengenali bentuk-bentuk pelanggaran, tidak ikut terlibat dalam praktik politik uang, serta menyampaikan informasi kepada Bawaslu apabila menemukan dugaan pelanggaran.
Kesadaran masyarakat untuk menolak politik uang menjadi bagian penting dalam membangun demokrasi yang berintegritas. Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga turut menjaga agar hak pilih dapat digunakan secara bebas tanpa tekanan maupun iming-iming materi.
Bawaslu Tubaba terus mendorong terciptanya kesadaran kolektif bahwa suara masyarakat memiliki nilai penting dalam menentukan arah pembangunan daerah. Pilihan politik hendaknya diberikan berdasarkan pertimbangan yang bertanggung jawab, bukan karena pemberian uang atau materi tertentu.
Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang Barat mengajak seluruh Sahabat Bawaslu Tubaba untuk bersama-sama mengawasi dan menolak politik uang. Jika menemukan dugaan praktik politik uang atau pelanggaran pemilihan lainnya, masyarakat dapat melaporkannya kepada Bawaslu Tubaba sesuai dengan ketentuan dan mekanisme pelaporan yang berlaku.
Bersama Bawaslu Tubaba, Mari Wujudkan Pemilihan yang Jujur, Adil, dan Bermartabat.
Foto : Warsito
Editor : Dedi