Tingkatkan Literasi Masyarakat, Bawaslu Tubaba Ulas 5 Fungsi Strategis Partai Politik dalam Demokrasi
|
Tulang Bawang Barat – Guna memperkuat pemahaman masyarakat terhadap tata kelola demokrasi dan sistem kepemiluan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus menggalakkan program edukasi dan literasi politik bagi publik, Sabtu (18/7/26).
Salah satu materi krusial yang perlu dipahami oleh setiap warga negara adalah peran dan fungsi utama partai politik sebagai pilar penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Merujuk pada Pasal 11 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik, terdapat 5 (lima) fungsi utama partai politik yang menjadi jembatan antara masyarakat dan negara, yaitu:
- Pendidikan Politik: Meningkatkan kesadaran hak dan kewajiban warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
- Penyaluran Aspirasi Politik: Menghimpun, merumuskan, dan menyalurkan aspirasi serta pendapat masyarakat kepada pembuat kebijakan.
- Penciptaan Iklim yang Kondusif: Memelihara persatuan dan kesatuan bangsa serta menciptakan suasana yang kondusif bagi pemeliharaan iklim demokrasi.
- Peningkatan Partisipasi Politik: Mengajak dan mendorong warga negara untuk terlibat aktif dalam kegiatan politik dan pemilu.
- Rekrutmen Politik: Melakukan proses kaderisasi dan rekrutmen warga negara untuk mengisi jabatan-jabatan politik melalui mekanisme yang demokratis.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang Barat, Agus Tomi, S.H., menyampaikan bahwa pemahaman masyarakat terhadap fungsi partai politik sangat berpengaruh pada kualitas pengawasan partisipatif di lapangan.
"Partai politik bukan sekadar wadah untuk kontestasi, melainkan mesin utama dalam membangun budaya demokrasi yang sehat. Ketika masyarakat memahami dengan baik lima fungsi partai politik ini, publik dapat secara kritis mengawal dan memastikan bahwa fungsi-fungsi tersebut berjalan sebagaimana mestinya," ujar Agus Tomi.
Ia menambahkan, penguatan literasi politik kian mendesak agar masyarakat tidak hanya menjadi pemilih pasif, melainkan menjadi subjek yang aktif dan cerdas dalam mengawasi setiap proses demokrasi.
"Mari kita terus tingkatkan literasi politik. Dengan masyarakat yang cerdas dan kritis, didukung oleh partai politik yang menjalankan fungsinya secara optimal, kita dapat bersama-sama mewujudkan iklim demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas di Kabupaten Tulang Bawang Barat," pungkasnya.
Foto : Warsito
Editor : Dedi